Kisah Inspiratif Dari Pendiri Alibaba Group, Jack Ma

Gambar Oleh Trikid.me Sumber : Tekno.kompas.com
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Pernahkah kamu mendengar seseorang yang bernama Jack Ma?, Jika belum berarti ini kali pertama kamu mendengar seorang dengan nama Jack Ma.

Jack Ma adalah seorang pengusaha sukses asal Tiongkok, namun di balik kesuksesannya banyak sekali pelajaran yang bisa kamu ambil, ia adalah salah satu orang yang menjadi sukses dari Zero To Hero. dia memulai membangun Perusahaan dari Nol.

Jack Ma sendiri adalah seorang anak yang di lahirkan dari Keluarga Musisi dan Pencerita di sebuah tempat di Tiongkok. tempat itu bernama Hangzhou. yang lahir pada masa Komunisme yang kaku sehigga membuat Jack Ma terbiasa dengan Kehidupan keras. Nama Asli Jack Ma sendiri bernama Ma yun.

Jack Ma pernah mengalami masa-masa sulit, dia pernah hidup di zaman Revolusi kebudayaan Cina dan mengalami banyak kegagalan.

Dalam perjalanan pendidikannya Jack Ma perlu berkali-kali tes untuk masuk SD sampai dengan SMA karena ia tidak hebat secara Akademis. Dia juga pernah gagal saat masuk Universitas Besar di Sastra Inggris Hangzhou Normal University yang setara dengan D-3 lulus tahun 1988.

Jack Ma pernah melamar kerja di KFC saat KFC membuka cabang di Hangzhou, dari 24 Pelamar cuma dia yang di tolak bekerja di sana. selain itu, ia juga gagal menjadi Polisi. dari sinilah dia menganggap Kegagalan menjadi bagian perjalanan Hidupnya.

Sejak dari kecil umur 12 Tahun Jack Ma sudah belajar bahasa Inggris, tidak hanya itu, semasa kuliah Jack Ma juga memperdalam ilmu bahasa Inggrisnya dengan cara menjadi pemadu gratis bagi turis yang berdatangan. ia sering sekali mendatangi Hotel-hotel yang banyak turisnya dengan sepeda untuk mempraktikan ilmunya. Karena perannya itu membuat Jack Ma memiliki Sahabat Pena yang kesulitan melafalkan namanya, akibatnya Jack Ma yang dulu namanya Ma Yun di panggil "Jack". dari pengalaman itu Jack Ma membuka tempat kursus Bahasa Inggris di hangzhou. Cara ia mengajar sangat di sukai oleh murid-muridnya.

kemampuannya dalam bahasa inggris membuatnya bisa berkunjung Ke Amerika. di sana ia di mintai untuk menjelajah dunia Melalui Internet yang baru muncul. Tapi ia menjawab "Tidak, tidak, tidak" karena ia beranggapan bahwa komputer adalah barang mahal di tambah lagi ia belum paham dengan Komputer.

Namun Jack Ma tetap di suruh untuk mencoba, lalu ia mencari bir di internet. ia menemukan banyak sekali produk bir tapi ia menyayangkan tidak ada satupun bir asal tiongkok yang ia temukan. dari sinilah ia terinspirasi untuk membuat situs yang berisi informasi-informasi produk Tiongkok.

Ketika pulang ke China Jack Ma terus bekerja di kementrian luar negri dengan menawarkan jasa pemasaran produk China lewat Internet. Namun karena ia bukan tipe orang yang tidak mau susah dengan urusan-urusan negara ia keluar dari pekerjaan itu.

Tahun 1999 Jack Ma dan sahabatnya mulai membangun perusahaanya yang di berinama Alibaba yang akan mempertemukan penjual dan pembeli di seluruh dunia yang terinspirasi dari Amazon. Tidak hanya itu, ia juga mendirikan situs lelang yang terinspirasi dari ebay yang di beri nama Taobao. selain itu, Jack Ma juga terinspirasi dari Google, sehingga ia mendirikan situs mesin pencari berbahas Mandarin.

Jack Ma adalah seorang periang dan punya banyak sahabat. Istrinya, dulu sahabat di kampus, Zhang Ying, turut mendukung. Jaringan dan persahabatan membuatnya meraih dukungan mewujudkan ide perdagangan virtual. Tak mudah pada awalnya, Alibaba tak menghasilkan uang di tiga tahun pertama. Namun, Jack optimistis akan hasil besar. Ini hanya soal waktu.

Saat perusahaan-perusahaan internet menggelembung, lalu meletus tahun 2002, Alibaba bertahan. Jack adalah pilar daya tahan. Terhadap para mitra kerja di tahun 1999, ia bilang, ”Kita harus yakin ini jalan, tetapi harus kerja keras.” Jack menawarkan jasa Alibaba kepada perusahaan mapan untuk jual beli produk, tetapi malah ditertawakan.

Ia lantas menengok banyak perusahaan skala menengah dan kecil yang tidak punya berkesempatan mengikuti pameran internasional. Kalangan ini menyambut Jack meski awalnya semua jasa gratis. Situs Alibaba diam-diam membuat banyak orang beruntung.

”Saya pernah makan di sebuah restoran di AS. Tiba saat membayar, saya diberi tahu petugas restoran, saya telah dibayari sebuah perusahaan yang berhasil menjual produk karena Alibaba.” Jack dan rekannya terus mengembangkan Alibaba dan kemudian menciptakan sistem pembayaran lewat situs Alipay. Kali ini tidak gratis. Sukses Alibaba tersebar.

Jerry Yang, kelahiran Taiwan tahun 1968, salah satu pendiri Yahoo!, Goldman Sach, dan SoftBank (perusahaan Jepang), menaruh kepercayaan. Alibaba melejit dengan moto melayani konsumen. Yan Anthea Zhang, profesor strategi manajemen dari Rice University, AS, mengatakan, sukses Alibaba terletak pada ketersediaan aneka produk dan kecanduan konsumen berbelanja karena merasa nyaman. Lewat Alibaba, ada 800 juta transaksi di seluruh dunia per hari.

Semoga Bermanfaat Wassalamu'alaikum Wr. Wb


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Jack Ma, Orang Terkaya Kedua di China Pemilik Alibaba.com"